Metode Pengolahan Permukaan untuk Bahan Titanium
Berbagai teknologi pengolahan permukaan banyak diterapkan pada bahan titanium. Di bawah ini klasifikasi yang jelas dari metode ini:
Perawatan permukaan tahan aus:
Ketahanan terhadap keausan adalah tantangan utama untuk titanium, membuat perawatan permukaan sangat penting.
Plating basah: Termasuk plating Cr dan plating Ni sebagai metode tahan aus yang efektif.Metode elektrolitik dari plating Ni diikuti dengan plating Cr menawarkan pembentukan film cepat dengan ketebalan mencapai beberapa mikron.
Sputtering: Menggunakan jet plasma berkecepatan tinggi untuk menyemprotkan logam cair ke permukaan material tanpa vakum, menawarkan efisiensi tinggi.
Metode penguatan permukaan: Termasuk teknologi CVD, PVD, dan PVCD.
Anodisasi:
Proses yang matang yang membentuk film oksida padat pada permukaan titanium, meningkatkan korosi dan ketahanan haus.
Memberikan efek dekoratif sambil meningkatkan sifat mekanik dan isolasi.
Lapisan PVD:
Physical Vapor Deposition, jenis lapisan vakum.
Terutama digunakan untuk pelapis fungsional pada permukaan paduan titanium, meskipun daya tahan perlu ditingkatkan.
Mesin CNC:
Utamanya digunakan untuk membentuk dan menyelesaikan paduan titanium.
Membutuhkan alat khusus seperti pemotong berlapis komposit, pemotong berlian, atau alat CBN karena kekerasan tinggi titanium.
Diffusi termal:
Metode seperti nitridasi ion dapat nitrid permukaan titanium untuk meningkatkan kekerasan.
Pada 850 °C, ketebalan film nitrida meningkat dari 0,7μm menjadi 5,0μm, mencapai kekerasan permukaan 1200-1600Hv.
Elektropolising:
Menghilangkan film oksida dan kontaminan dari permukaan titanium melalui elektrolisis, meningkatkan permukaan.
Deposisi Fase Cairan:
Contoh: Deposit lapisan biokeramik pada permukaan TC4 untuk menambahkan fungsionalitas.
Metode Lainnya:
Plating kimia, penyemprotan termal, proses ion tekanan rendah, paduan permukaan elektron / laser, penyemprotan magnetron yang tidak seimbang, nitriding ion, plating ion, dan nanoteknologi.
Kesimpulannya, bahan titanium memiliki berbagai metode perawatan permukaan, masing-masing dengan karakteristik dan aplikasi yang unik.Metode yang tepat harus dipilih berdasarkan persyaratan penggunaan khusus dan kebutuhan kinerja.